Dalil Tentang Aqiqah

Dalil Tentang Akikah dan Kurban, Dalil Tentang Aqiqah Beserta Artinya, Dalil Tentang Aqiqah Anak, Dalil Tentang Aqiqah, Dalil Tentang Aqiqah Dalam Islam, Dalil Alquran Tentang Aqiqah

Kehadiran seorang anak adalah momen yang sangat dinantikan bagi setiap pasangan yang sudah menikah. Saat momen yang dinantikan sudah terwujud maka pasangan tersebut akan merasa bahagia sekali dan bersyukur kepada Allah SWT.

Dalam mewujudkan rasa bersyukur kepada Allah SWT maka setiap orang tua mengaqiqahi anaknya. Dalam agama islam setiap orang tua yang sudah mempunyai anak mak ia diwajibkan untuk melaksanakan aqiqah untuk menebus status anaknya yang masih tergadai.

Aqiqah merupakan salah satu ibadah yang harus dijalankan bagi setiap orang tua yang sudah memiliki anak dengan ketentuan dan syarat yang ada didalam agama islam. Untuk mengentahui lebih lengkap mengenai apa itu aqiqah dan bagaimana cara melaksanakan aqiqah dengan baik, mari kita bahas bersama dibawah ini.

Arti Lengkap Tentang Aqiqah

Jika dilihat dari segi bahasa aqiqah berasal dari kata al qat'u yang artinya memotong. Disini memotong memiliki dua makna yaitu yang pertama memotong atau mencukur rambut bayi sedangkan makna yang kedua yakni memotong atau menyembelih hewan.

Jika menurut istilah arti dari aqiqah yaitu suatu proses pemotongan atau penyembelihan hewan ternak tepat pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi. dan proses tersebut ditujukan kepada Allah SWT sebagai rasa syukurnya karena telah dikaruniai seorang bayi oleh Allah SWT.

Dan jika dijelaskan secara lengkap Aqiqah artinya yaitu Suatu ibadah yang dilaksanakan dengan penyembelihan atau pemotonga hewan ternak berupa kambing sebagai bentuk rasa syukur orang tua kepada Allah SWT karena telah diberikan seorang anak. Dan didalam acara tersebut nanti juga akan ada prosesi pencukuran rambut pada bayi.

Hukum Dari Melaksanakan Aqiqah

Hukum dari melaksanakan aqiqah sebenarnya sama dengan hukum melaksanakan qurban yakni sunnah muakad atau artinya sunnah yang dianjurkan. Ibadah aqiqah merupakan salah satu hal yang disyariatkan dalam agama islam.

Jika ada anak yang belum diaqiqahi oleh orang tuanya ketika ia masih kecil namun ia ingin mengaqiqahi dirinya sendiri ketika ia sudah dewasa, maka ia diperbolehkan. Sebab jika orang tuanya tidak mampu mengaqiqahi anaknya diwaktu kecil atau pada saat waktu yang telah dianjurkan untuk aqiqah maka ia tidak mempunyai kewajiban lagi untuk mengaqiqahi anaknya lagi meskipun nantinya orang tua sudah menjadi kaya.

Maksudnya ialah jika keadaan orang tua pada saat waktu yang disyariatkan aqiqah (hari ke 7, 14, dan 21 setelah kelahiran bayi) orang tua tidak mampu mengaqiqahi anaknya maka aqiqah akan gugur sebab mereka tak memiliki kemampuan mengaqiqah.

Namun jika pada saat waktu itu orang tua mampu mengaqiqahi tetapi menunda mengaqiqahi anaknya, maka mereka tetap mempunyai kewajiban untuk mengaqiqahi anaknya walaupun sudah dewasa.

Hukum Aqiqah Setelah Dewasa

Pada dasarnya hukum aqiqah yaitu sunnah muakad. Waktu yang baik untuk melaksanakan aqiqah yaitu setelah kelahiran sang bayi tepatnya pada hari ke tujuh, empat belas atau bisa juga pada hari ke dua puluh satu.

Ada banyak orang dimana diwaktu kecil mereka banyak yang belum diaqiqahi karena ada kendala tertentu. Dan jika diwaktu kecil mereka belum diaqiqahi, maka ketika mereka sudah beranjak dewasa masih disunnahkan untuk melaksanakan aqiqah.

Dalil Tentang Aqiqah

Banyak dalil yang menjelaskan mengenai aqiqah, dan salah satunya yaitu sebagai berikut: “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ke tujuh, dicukur (rambutnya), dan diberi nama.” (HR. Tirmidzi no. 2735, Abu Dawud no. 2527, Ibnu Majah no. 3165. Hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani dalam kitab al-Irwa' no. 1165).

Maksud dari dalil diatas yaitu itu jika anak belum diaqiqahi, lalu ia meninggal dunia maka anak tersebut tidak akan bisa memberi syafaat untuk kedua orang tuanya.

Cara Aqiqah yang Mudah

Acara aqiqah bisa dilaksanakan dirumah sendiri ataupun tempat lainnya dengan mengundang para tetangga, teman ataupun saudara. Didalam acara aqiqah nanti akan ada proses pencukuran rambut bayi dimana proses tersebut bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan penyakit yang menempel pada rambut bayi ketika ada saat dalam kandungan.

Cara aqiqah yang mudah juga bisa dilakukan dengan cara menyalurkan aqiqah kebeberapa tempat yang membutuhkan seperti, panti asuhan dan juga pondok pesantren. Dipanti asuhan kita akan mendapat banyak doa dari para anak yatim dan doa anak yatim insya allah akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Banyak orang yang tak mau ribet ketika melaksanakan acara aqiqah, terutama ribet tentang masakan aqiqah, banyak yang memilih pesan jasa layanan masakan aqiqah yang murah dan mudah. Disini kami menyediakan jasa layanan masakan aqiqah dengan harga yang terjangkau. Untuk info dan pemesanan silahkan hubungi kami di 0852-3281-1787.

SebelumnyaDalil Naqli Aqiqah
SelanjutnyaDoa Akikah