Pembacaan Doa Akikah Dilakukan Oleh

Pembacaan Doa Aqiqah, Pembacaan dan Doa Aqiqah, Pembacaan Doa Menyembelih Hewan Aqiqah, Pembacaan Doa Selamatan Aqiqah, Pembacaan Doa Syukuran Aqiqah, Pembacaan Doa Walimatul Aqiqah, Pembacaan Doa Untuk Aqiqah, Pembacaan Doa Kenduri Aqiqah, Pembacaan Doa Majlis Aqiqah

Pembacaan Doa Akikah Dilakukan Oleh

Sebelum mengadakan acara tasyakuran aqiqah anak pastilah kita harus menyusun terlebih dahulu susunan acara yang akan digunakan pada acara aqiqah tersebut. Susunan acara tersebut dimulai dari pembukaan yang akan dibacakan oleh pembawa acara. Biasanya dalam pembukaan acara akan dibukan dengan bacaan bismillah.

Dan acara selanjutnya akan diisi dengan kata-kata sambutan, dan pengisi kata sambutan tersebut biasanya akan dibawakan atau diwakilkan oleh salah satu orang tua dari anak yang diaqiqahi. Acara ketiga yaitu diisi dengan pencukuran atau pemotongan rambut pada kepala bayi.

Setelah rambut bayi dicukur, selanjutnya rambut tersebut akan ditimbang dan angka timbangan rambut bayi tersebut akan disedekahkan sesuai dengan jumlah angkan pada rambut bayi yang ditimbangkan tersebut. Dan acara selanjutnya yaitu pembacaan doa pada bayi yang biasa dipimpin oleh kyai ataupun ustadz yang sudah diundang oleh orang tua sang bayi.

Setelah membacakan doa pada bayi yang diaqiqah biasanya acara selanjutnya diisi dengan ceramah atau tausiyah yang akan dibawakan oleh ustadz atau kyai yang sudah diundang oleh orang tua sang bayi. Dan acara yang terakhir yaitu penutup yang diisi dengan doa bersama. Lalu setelah itu para tamu undangan akan dipersilahkan untuk menyantap hidangan yang sudah disediakana oleh sang pemilik acara.

Arti Dari Aqiqah

Kata aqiqah adalah kata yang berasal dari bahasa arab yang artinya "memotong". Aqiqah dilaksanakan adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT karena telah diberikan seorang anak. Dalam agama Islam aqiqah sendiri memiliki hukum yaitu sunnah muakad, atau bisa diartikan sebagai sunnah yang mendekati wajib.

Meskipun hukum dari aqiqah adalah sunnah, namun setiap orang tua tetap dianjurkan untuk mengaqiqahi sang anak guna untuk membebaskan sang anak dari statusnya yang masih tergadai.

Setiap anak yang masih belum diaqiqah, maka anak tersebut masih dalam kekangan setan atau jin. Maksud dari kekangan setan dan jin adalah sang anak akan sering digangguin oleh setan dan juga jin.

Tak hanya itu, sang anak juga akan sering terkena bahaya jika belum juga diaqiqahi. Dan dampak negatif lainnya dari sang anak jika belum diaqiqahi adalah anak tersebut tidak akan bisa memberikan syafaatnya kepada kedua orang tuanya di hari akhir nanti. Oleh sebab itu mengapa aqiqah sangat penting bagi setiap anak yang sudah lahir ke dunia.

Pemilihan Kambing Aqiqah

Kambing yang digunakan dalam aqiqah bisa menggunakan kambing jantan ataupun betina, yang penting kambing tersebut sesuai dengan syariat Islam. Dalam pemilihan kambing aqiqah haruslah sesuai dengan syariat Islam dan jangan sampai kita salah dalam memilih kambing aqiqah.

Pemilihan kambing aqiqah caranya hampir sama dengan pemilihan kambing qurban, namun kambing yang digunakan untuk qurban harus menggunakan kambing yang berjenis kelamin jantan.

Sebelum kambing disembelih untuk aqiqah, maka kambing tersebut diapastikan bahwa umur kambing sesuai dengan aturan aqiqah, yaitu untuk domba minimal berumur 6 bulan, sedangkan untuk kambing biasa minimal berumur 1 tahun.

Selain itu yang harus dipastikan adalah kesehatan pada hewan kambing. Nah untuk mengetahui bahwa kambing tersebut sehat yakni kambing aqiqah memiliki mata yang jernih dan disekitar daerah matanya tidak mengelurkan kotoran ataupun air.

Dan selanjutnya yaitu kambing memiliki tubuh normal dan tidak ada sama sekali pada tubuh kambing. Maksud dari tubuh cacat pada kambing yaitu seperti telinga kambing ada yang putus, kemudian kaki kambing tidak berjalan dengan normal, tanduk kambing ada yang patah dan cacat tubuh lainnya yang terlihat oleh mata.

Cara Pembagian Daging Aqiqah

Dalam membagi daging aqiqah hampir sama dengan pembagian daging qurban, yaitu dibagikan kepada yang berhak menerima. Jika pada saat pembagian daging qurban harus dalam keadaan masih mentah, namun berbeda dalam cara pembagian daging untuk aqiqah yaitu harus sudah dalam keadaan masakan siap saji ataupun siap santap.

Jadi orang yang menerima daging aqiqah tidak perlu lagi untuk memasak daging aqiqah karena sudah dibagikan dalam bentuk masakan ataupun makanan yang siap untuk dimakan bersama keluarga. Daging aqiqah bisa dibagikan kepada siapa saja, terutama kepada mereka yang sedang membutuhkan bantuan. Namun akan lebih baik lagi jika daging aqiqah dibagikan kepada anak-anak yatim piatu dan juga fakir miskin.

Jasa Layanan Aqiqah

Sekarang kebanyakan orang jika mengadakan acara aqiqah ataupun acara tasyakuran lainnya tak mau repot lagi dan inginya simpel dan mudah. Sekarang sudah banyak layanan masakan aqiqah dan juga catering yang bisa membantu dalam acara tasyakuran. Salah satunya yaitu jasa layanan Aqiqah Berkah.

Aqiqah Berkah merupakan sebuah layanan masakan aqiqah dan juga catering berbagai acara yang harganya murah, pesannya mudah dan menu masakannya yang banyak. Jadi disini Anda cukup mengeluarkan uang mulai dari Rp.1.400.000 sudah bisa memilih berbagai macam menu masakan untuk acara tasyakuran Anda. Berikut nomor contact kami (0852-3281-1787)

SebelumnyaKetentuan Aqiqah
SelanjutnyaPembagian Daging Aqiqah